Legenda sanghyang bageral banjir adalah sulit di buktikan kebenaranya secara ilmiah,namun keberadaan legenda tersebut dapat menjadi bukti bahwa sosok Syekh Nurjati atau Syekh Dzatul Kahfi namanya masih melekat di hati masyarakat .
Legenda shanghyang bageral banjir merupakan sebuah cerita rakyat ( cerita fiksi ) tentang asal usul Gunung Jati dan Syekh Nurjati atau juga yang di kenal dengan Syekh Dzatul Kahfi . Sebelum ajaran ajaran islam berkembang di tanah jawa ,pulau jawa merupakan pulau yang penuh dengan hutan belukar,di genangi air rawa rawa dengan berjejal gunung gunung yang angker.Pada zaman Nabi Isa .as di pulau jawa terdapat seorang manusia yang sakti mandraguna dan sudah mencaai taraf shanghyang yang sedang bertapa di sebuah puncak gunung bernama pendeta bageral banjir.Bertapanya pendeta bageral banjir untuk memohon kepada Yang Maha Tunggal agar di turunkanya ilmu Wijihing Srandil dan mencapai kesempurnaan hidup Dalam pertapaanya Pendeta bagerla banjir menggigil hingga pingsan tidak sadarkan diri.
Bersamaan dengan kejadian itu ,di rasakan oleh sang pendeta bahwa gunung tempatnya bertapanya meletus dan puncaknya terlempar jauh di bawa angin melambung ke udara hingga jatuh di atas laut dan mengambang di atas laut bagaikan perahu terkena ombak , dan pendeta bageral banjir sendiri ngahiyang ( Hilang) di alam lain . Beberapa ratus tahun kemudian,datanglah di tempat itu seorang waliyullah ,Syekh Nurjati untuk mencari penglinggihan yang terakhir . setelah syekh nurjati memperhatikan tempat yang di pijaknya ada di atas air dan bergoyang bagaikan perahu , beliau segera menyempurnakan bekas pertapaan Pendeta bageral banjir yang mengambang di atas laut menjadi daratan biasa .
Syekh Nurjati adalah waliyullah berilmu tinggi , Beliau mengambil tempat itu di samping sebagai kediaman yang terakhir , juga untuk mengkhususkan kepada Allah SWT supaya mendapat petunjuknya untuk mengembangkan islam di tanah jawa . Sedang khusuknya Syekh Nurjati kepada Allah SWT , tiba tiba terdengar suara dari pepohonan mengatakan bahwa tempat itu kelak akan menjadi pusat pengembangan agama islam dan akan di hadiri oleh para wali dari penjuru dunia . Selanjutnya tempat itu di namakan oleh Syekh Nurjati " GUNUNG JATI "

Sumber : Syekh Nurjati ( Syekh Dzatul Kahfi ) Perintis Dakwah dan Pendidikan
Penerbit : Zulfana Cirebon
Oleh : Drh.H.R.Bambang Irianto.BA
Dra.Siti Fatimah,M.Hum