Habib Nasab Dan Habib Hukum

Ky.Ahmad Dahlan
Tak banyak yang tahu darimana asal muasal sebutan Habib, orang awam hanya paham, Habib identik dengan Ustadz keturunan Arab dengan stereotip berjanggut tebal dan bersorban, publik hanya mengetahui bahwa Habib adalah pendakwah yang harus dihormati.

Jika ditelisik dalam perspektif antropologis, munculnya Habib merupakan fenomena ‘penghormatan’ terhadap keturunan Nabi Muhammad SAW, sebutan Habib itu dinisbatkan secara khusus terhadap keturunan Nabi Muhammad melalui Fatimah az-Zahra (berputra Husain dan Hasan) dan Ali bin Abi Thalib, atau keturunan dari orang yang bertalian keluarga dengan Nabi Muhammad (sepupu Nabi Muhammad).

Dari trah itulah muncul gelar khusus, yaitu Habib (yang tercinta), Sayyid (tuan), Syarif (yang mulia), dan sebagainya, gelar Habib terutama ditujukan kepada mereka yang memiliki pengetahuan Agama Islam yang mumpuni dari golongan keluarga tersebut, gelar Habib juga berarti panggilan kesayangan dari cucu kepada kakeknya dari golongan keluarga tersebut. (Sumber: Wikipedia)

Dalam perkembangannya, khususnya di kalangan masyarakat muslim Indonesia, gelar ini tidak hanya disandang oleh para da’i dari Yaman saja, karena warga telah memuliakan para pendakwah sebagai pemimpin tanpa melihat asal-usul keturunan, dengan alasan seorang menjadi alim tidak diakibatkan oleh asal keturunannya.

Para Habib sangat dihormati oleh masyarakat muslim Indonesia, karena dianggap sebagai tali pengetahuan yang murni dari garis keturunan langsung Nabi Muhammad, penghormatan ini sangat membuat gusar para kelompok anti-sunnah yang mengait-kaitkan hal ini dengan bid’ah, faktanya Habaib di Indonesia sangat banyak memberikan pencerahan dan pengetahuan akan agama Islam.

Sudah tak terhitung jumlah orang yang akhirnya memeluk agama Islam di tangan para Habib itu.
Tentu tidak semua keturunan Arab bisa disebut Habib, misalnya Abu Bakar Ba’asyir mantan Amir Mujahidin MMI (Majelis Mujahidin Indonesia) yang kini memimpin Jama’ah Ansharut Tauhid.

Menurut situs Arrahmah.com, meski keturunan Arab dari Yaman, Ba’asyir bukanlah tergolong Habib, dan tidak pernah mau disebut dan diperlakukan sebagai Habib. sebab, menurut Ba’asyir, dirinya bukan keturunan Fathimah ra.Media Indonesia

Menurut bebarapa ulama ma'rifat yang ada di Indonesia Habib yang sederhananya berarti kakasih terbagi menjadi 2 golongan :
- Habib Nasab, ialah Habib yang secara silsilah memang memiliki jalur yang kuat dengan Nabi Muhammad, di Indonesia bisa di katakan seluruh ulama dari mulai walisanga hingga saat ini pun memiliki hubungan darah dengan Nabi Muhammad tetapi tidak semua menyandang gelar Habib dengan alasan menjaga dan menjauhkan dan tidak membanggakan silsilah.bahkan Kyiai pendiri Muhammadiyah pun ( Ky Ahmad Dahlan ) di yakini masih keturunan Nabi Muhammad SAW  Kanzul Qalam Wordpress.Com
- Habib Hukum ialah yang secara hukum keilmuan, perilaku tutur kata dan seluruh langkah hidupnya pantas di sebut sebagai Habib atau Kekasih Allah SWT, meski secara silsilah tidak ada hubungan dengan Nabi Muhammad tetapi ketakwaanyalah yang mendekatkanya dengan Nabi Muhammad SAW, sebab tidak sedikit juga Habib nasab yang perilakunya jauh dari predikat kekasih Allah.
Namun penghormatan kepada Habib Nasab memang ada dalilnya .

Jika seorang yang memiliki nasab dengan Nabi Muhammad kemudian perilakunya akhlaknya dan seluruh langkah hidupnya sesuai dengan kakek buyutnya maka sudah seharusnya dan pantas di sebut Habib.

Artikel Selanjutnya Klik DISINI atau DISINI

0 Comments