Mengintip Bisnis Kembang Api " Sinar Baru Gombong "

Gombong, : Kembang Api bagi masyarakat muslim Indonesia telah menjadi simbol untuk menyambut hari raya Iedul fitri, masyarakat muslim di seluruh Indonesia berbondong - bondong membeli berbagai jenis kembang api, bahkan petasan ilegal ketika menjelang malam takbiran.


Budaya mudik atau pulang kampung yang ada di Indonesia menjadi aktivitas rutin masyarakat Indonesia ketika menjelang hari raya untuk bersilaturahmi dengan sanak family di kampung halaman, hal ini terjadi mengingat geliat ekonomi yang masih berpusat di kota - kota besar di jawa seperti jakarta, tangerang, bekasi, bogor, cikarang, semarang dan surabaya sehingga masyarakat yang dari kampung atau desa meninggalkan kampungnya ( merantau ) untuk mencari penghidupan di kota - kota besar tersebut .

Beberapa jenis kembang api yang paling di cari adalah jenis bola - bola atau roman candle dengan harga berkisar 20.000 hingga 30.000 untuk jenis roman candle 5 shoot terbilang harga yang terjangkau bagi para masyarakat muslim baik pemudik maupun yang tinggal di kota - kota besar tersebut, mengingat menjelang hari raya masyarakat memiliki uang lebih dari sekedar gaji ( THR ) sehingga untuk membeli kembang api yang notabenenya menurut sebagaian ulama terdahulu termasuk kategori Mubah dalam hukum islam sangat terjangkau.

Beberapa merk kembang api impor yang populer di indonesia di antaranya TOP, HSK, LANTERN, HOKKY, BIS 77 dan GALAXY semua barang tersebut berasal dari China, Taiwan dan Hongkong, namun importir terbesar tetaplah dari negara China mengingat kualitas yang lebih bagus dari negara tersebut.


Menurut agen Kembang Api Sinar Baru di Gombong - Kebumen Jawa Tengah omzet mereka terus naik setiap tahunya bahkan sampai menembus angka 1,4 Milyar selama bulan ramadhan hingga iedul fitri 2014, pasar kembang api dominan di kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Mau jadi agen ? atau beli sendiri untuk keluarga ? dengan harga istimewa silahkan hubungi 

AGEN KEMBANG API SINAR BARU GOMBONG 
08997478156 / DEDI

0 Comments